ARTIKEL
PROFIL DESA
Desa Berta merupakan salah satu dari sekian desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini tercatat sebagai salah satu desa dengan kepadatan penduduk paling rendah di kecamatan, namun memiliki kekayaan budaya dan potensi ekonomi yang sangat menarik.
Menurut data resmi dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Banjarnegara semester II tahun 2023, jumlah penduduk Desa Berta adalah 1.295 jiwa, terdiri dari laki-laki dan perempuan yang tersebar di lima pedukuhan. Salah satu dusun yang cukup aktif adalah Dusun Pete, yang dihuni oleh 245 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 735 jiwa. Topografi wilayahnya berupa perbukitan naik-turun yang cukup khas dan subur.
Mata pencaharian warga Desa Berta didominasi oleh sektor pertanian, terutama tanaman padi, vanili, kemukus, dan produksi gula merah. Warga juga aktif dalam peternakan tradisional seperti sapi, kambing, dan ayam. Tak hanya itu, warga—terutama ibu-ibu rumah tangga—mengembangkan usaha kreatif seperti kerajinan anyaman bambu, pembuatan tas dari botol plastik daur ulang, serta produksi rumahan bulu mata dan rambut palsu. Produk-produk ini tak hanya digunakan sendiri, tetapi juga mulai dijual sebagai sumber penghasilan tambahan.
Dari sisi budaya, Desa Berta sangat kental dengan tradisi adat. Salah satu acara tahunan paling meriah adalah Tradisi Sedekah Bumi (Ruwat Bumi), yang digelar setiap bulan Suro (Agustus). Tradisi ini menjadi ajang syukur atas hasil bumi yang diberikan Tuhan. Dalam acara ini, warga menanam kepala ayam goreng di tanah sebagai simbol sedekah kepada alam dan leluhur, serta menyelenggarakan rebutan uang koin, doa bersama, serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Tradisi ini menjadi pemersatu warga desa lintas usia dan memperkuat nilai gotong royong.
Dari sisi kelembagaan, saat ini Desa Berta dipimpin oleh Kepala Desa Warto, yang aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk LSM Lentera Hati. Salah satu program kolaborasi yang berjalan adalah pendampingan perlindungan perempuan dan anak, yang menunjukkan bahwa Desa Berta juga memiliki perhatian besar terhadap pembangunan sosial, bukan hanya ekonomi dan budaya.
Keterbukaan dan partisipasi masyarakat juga menjadi salah satu kekuatan desa ini. Pemerintah desa aktif mendukung kegiatan komunitas, seperti kelompok tani, Karang Taruna, PKK, hingga pelatihan keterampilan produktif. Desa juga mulai membuka akses informasi keuangan dan pembangunan melalui papan pengumuman dan media sosial desa agar masyarakat dapat memantau langsung penggunaan anggaran.
Secara keseluruhan, Desa Berta adalah desa agraris yang sarat dengan nilai-nilai tradisional, namun perlahan mulai bergerak menuju inovasi berbasis kearifan lokal. Dengan kekuatan gotong royong, kekayaan budaya, dan kreativitas warga, Desa Berta menjadi contoh desa yang hidup, berkembang, dan menjaga identitasnya dengan bangga.
Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.